Sidang raya diikuti oleh DEMA serta seluruh ORMAWA lainnya yang secara bergantian memaparkan agenda kegiatan masing-masing. Melalui forum ini, seluruh organisasi dapat mengetahui jadwal dan konsep program kerja satu sama lain sehingga potensi benturan kegiatan dapat diminimalisasi sejak awal.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menghindari tabrakan jadwal, penggunaan tempat yang sama, maupun kesamaan sasaran peserta dalam suatu kegiatan. Apabila ditemukan program kerja yang berlangsung di waktu bersamaan, forum akan membahas solusi terbaik melalui musyawarah bersama. Dalam beberapa kondisi, kegiatan tetap dapat dilaksanakan apabila kedua pihak sepakat dan situasinya memungkinkan, seperti perbedaan lokasi pelaksanaan indoor dan outdoor.
Namun, apabila terdapat kegiatan dengan konsep maupun target peserta yang serupa, maka forum akan menjadi ruang diskusi untuk mencari keputusan yang adil bagi semua pihak. Dengan adanya komunikasi terbuka, setiap ORMAWA dapat memahami kebutuhan organisasi lainnya sehingga tercipta kerja sama yang lebih baik.
Dalam sidang raya ini juga ditetapkan batas pelaksanaan program kerja hingga bulan September. Setelah melewati batas waktu tersebut, kegiatan organisasi akan dibatasi agar seluruh mahasiswa dapat lebih fokus dalam mempersiapkan dan mengikuti rangkaian kegiatan PORSI dan JAWARA.
Sebelum sidang dimulai, seluruh peserta forum terlebih dahulu menyepakati tata tertib dan aturan persidangan. Kesepakatan tersebut mencakup mekanisme forum, proses penyampaian program kerja, hingga tata cara pengambilan keputusan. Setelah seluruh program kerja dipaparkan dan disetujui bersama, kegiatan dilanjutkan dengan proses pengesahan hasil sidang.
Melalui Sidang Raya ORMAWA ini, diharapkan koordinasi antarorganisasi mahasiswa dapat berjalan lebih efektif sehingga seluruh program kerja dapat terlaksana secara terarah, tertib, dan saling mendukung.